Minggu, 29 Januari 2017

Aku: Lakon Sandiwara Kehidupan

Aku:
Lakon Sandiwara Kehidupan

Episode Airmata:
Bersama rumput yang melayu
Beriring daun bergugur
Pahit itu sesak
Kala kudapati
Ramai drama penindasan
Berdesak angkara murka
Menjilat-jilat api kejahatan

Oh: riuhnya panggung itu

Episode Tawa:
Bersama ceria anak manusia
Tanpa dosa
Ada tangan terulur
Berbumbu cinta
Ada senyum terukir
Bernama pengertian

Langkah- langkah kecil
Tapaki kerikil-kerikil permata
Kaki-kaki bertelanjang
Kecipak ditingkah manis
Senyum semesta

Episode Bimbang:
Kemana mesti kugiring langkah
Ke kedamaian yang fana
Atau ke keabadian nan gulita
Seperti Simalakama
Pahit mesti kusepah
Pahitpun kutelan

Episode Tanya: ?
Bertanya: ?
Untuk apa?
Kepada siapa?

Episode Tanpa Suara: Senyap
Karena aku:
Lakon itu
Sandiwara itu
Kehidupan sesaat

Ah, biar saja melangkah
Tanpa kata
Asalkan hati ini
Masih bernyawa
Masih menyala

Aku:
Lakon kehidupan
Sandiwara yang
Berbisik makna

_Arien's_


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi yang dipublikasikan di sini adalah karya kami sendiri. Mohon untuk tidak mengcopy-paste sembarangan. Jika ingin menggunakannya silakan izin dan menghubungi admin terlebih dahulu. Terimakasih

Salam
D'Sisters (Arina, Aruni, Nilna)